<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Kebijakan Tentang BBM Yang Sejak Lama Sudah Kacau Balau</title>
	<atom:link href="http://kwikkiangie.com/v1/2012/04/kebijakan-tentang-bbm-yang-sejak-lama-sudah-kacau-balau/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kwikkiangie.com/v1/2012/04/kebijakan-tentang-bbm-yang-sejak-lama-sudah-kacau-balau/</link>
	<description>kwikkiangie.com</description>
	<lastBuildDate>Thu, 30 Aug 2012 15:06:28 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
	<item>
		<title>Oleh: sulaiman</title>
		<link>http://kwikkiangie.com/v1/2012/04/kebijakan-tentang-bbm-yang-sejak-lama-sudah-kacau-balau/#comment-1036</link>
		<dc:creator>sulaiman</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 May 2012 11:55:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kwikkiangie.com/v1/?p=453#comment-1036</guid>
		<description>@fajar: wah ndak begitu ....
Rp 566 kan biaya LRT, tapi itu kan untuk biaya semuanya (produksi, transport dll). nah dalam hitungan diatas pak kwik hanya melakukan perhitungan kasar, jadi sebenarnya kan untuk import BBM pasti hanya memerlukan biaya transport dan pajak saja, jadi pastinya yang 25.9 milyar liter itu kurang dari 566. jadi kalau mau hitung2an kasar dengan pemerintah tidak ambil untung ya (149.903 T + 35.658 T ) / 63 Milyar = Rp 2946 an lah</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@fajar: wah ndak begitu &#8230;.<br />
Rp 566 kan biaya LRT, tapi itu kan untuk biaya semuanya (produksi, transport dll). nah dalam hitungan diatas pak kwik hanya melakukan perhitungan kasar, jadi sebenarnya kan untuk import BBM pasti hanya memerlukan biaya transport dan pajak saja, jadi pastinya yang 25.9 milyar liter itu kurang dari 566. jadi kalau mau hitung2an kasar dengan pemerintah tidak ambil untung ya (149.903 T + 35.658 T ) / 63 Milyar = Rp 2946 an lah</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Coki</title>
		<link>http://kwikkiangie.com/v1/2012/04/kebijakan-tentang-bbm-yang-sejak-lama-sudah-kacau-balau/#comment-1024</link>
		<dc:creator>Coki</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 May 2012 14:48:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kwikkiangie.com/v1/?p=453#comment-1024</guid>
		<description>@Fajar, anda tak perlu tertawa, sebaiknya paparkan bantahan anda atas tulisan Pak Kwik, gak usah tertawa sendirian gitu ... nanti dilihat orang disangka anda ada gangguan lagi ... langsung saja tulis bantahan anda, gak usah senyum melihat negara ini hancur ... saya paham anda menginginkan negara ini hancur ..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Fajar, anda tak perlu tertawa, sebaiknya paparkan bantahan anda atas tulisan Pak Kwik, gak usah tertawa sendirian gitu &#8230; nanti dilihat orang disangka anda ada gangguan lagi &#8230; langsung saja tulis bantahan anda, gak usah senyum melihat negara ini hancur &#8230; saya paham anda menginginkan negara ini hancur ..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: fajar</title>
		<link>http://kwikkiangie.com/v1/2012/04/kebijakan-tentang-bbm-yang-sejak-lama-sudah-kacau-balau/#comment-996</link>
		<dc:creator>fajar</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Apr 2012 07:50:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kwikkiangie.com/v1/?p=453#comment-996</guid>
		<description>Jadi, menurut Pak Kwik: harga wajar BBM Premium adalah Rp 566 per liternya ???

Ha ha ha .... what a joke !

Waspadalah, pikiran anda akan terbalik-balik kalau baca tulisan Kwik ini !

Inga-inga .... jamannya Megawati dulu siapa ekonom yang melatarbelakangi kenaikan BBM waktu itu ????

Ha ha ha ..... what a joke !</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jadi, menurut Pak Kwik: harga wajar BBM Premium adalah Rp 566 per liternya ???</p>
<p>Ha ha ha &#8230;. what a joke !</p>
<p>Waspadalah, pikiran anda akan terbalik-balik kalau baca tulisan Kwik ini !</p>
<p>Inga-inga &#8230;. jamannya Megawati dulu siapa ekonom yang melatarbelakangi kenaikan BBM waktu itu ????</p>
<p>Ha ha ha &#8230;.. what a joke !</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
